Site icon thaiofwedgwood.com

AS Kurangi Tarif Impor Pasta Italia, Keuntungan bagi Pecinta Makanan

[original_title]

thaiofwedgwood.com – Departemen Perdagangan Amerika Serikat mengumumkan rencana pengurangan tarif impor untuk produk pasta dari puluhan produsen Italia, sebuah langkah yang diharapkan dapat membantu rantai pasok pangan global. Keputusan ini muncul setelah sebelumnya ada ancaman tarif yang mencapai 92%, yang dapat menjadikan total pungutan impor pasta Italia setinggi 107%.

Saat ini, sebagian besar produk dari Uni Eropa dikenakan tarif minimum 15%. Namun, menurut pengumuman terbaru, tarif tersebut akan dipangkas menjadi kisaran 24% hingga 29%. Penetapan tarif akhir dijadwalkan diumumkan secara resmi pada 12 Maret mendatang, setelah evaluasi terhadap masukan yang diterima dari berbagai pihak terkait.

Pejabat Departemen Perdagangan menyatakan bahwa pengurangan tarif reflektif dari respons produsen pasta Italia terhadap kekhawatiran yang diungkapkan sebelumnya. Dia mencatat bahwa ini adalah langkah untuk memastikan proses yang adil dan transparan dalam penetapan kebijakan tersebut.

Rencana pengenaan tarif sebelumnya berawal dari keluhan antidumping yang diajukan oleh dua perusahaan AS, 8th Avenue Food & Provisions dan Winland Foods, pada Juli tahun lalu. Mereka menuduh sejumlah produsen pasta asal Italia menjual produk mereka dengan harga yang tidak wajar rendah. Investigasi awal yang dilakukan pada September menemukan dua perusahaan besar, La Molisana dan Pastificio Lucio Garofalo, melakukan penjualan di bawah nilai normal dan disebut tidak kooperatif selama penyelidikan.

Pemerintah Italia menyambut baik keputusan penurunan tarif ini, menganggapnya sebagai bentuk pengakuan atas itikad baik para produsan Italia. Kementerian Luar Negeri Italia menilai pengurangan tarif ini akan membantu menjaga stabilitas harga pasta di pasar AS, mengingat Italia merupakan salah satu pemasok utama produk ini bagi konsumen di Amerika Serikat.

Exit mobile version