thaiofwedgwood.com – Pengembangan desa berbasis potensi lokal menjadi fokus utama komitmen Astra di Desa Sejahtera Astra Nyarai. Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro, menjelaskan bahwa proyek ini bertujuan untuk menciptakan ekowisata berkelanjutan yang mampu menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Dalam pernyataan resmi yang diterima di Malang, Jawa Timur, Djony menekankan pentingnya akses pelatihan dan penguatan kapasitas bagi masyarakat. Dengan hal tersebut, warga tidak hanya memperoleh penghidupan yang lebih baik, tetapi juga berperan dalam menjaga kelestarian alam. Ke depan, ia berharap Desa Sejahtera Astra Nyarai dapat menjadi contoh pengelolaan sumber daya lokal yang sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan.
Menurut Ritno Kurniawan, tokoh penggerak di desa tersebut, sebelum adanya transformasi, banyak warganya bergantung pada industri penebangan kayu dengan penghasilan yang terbatas. Aktivitas ini tak hanya berisiko tinggi, tetapi juga mengancam ekosistem Bukit Barisan. Namun, setelah program Desa Sejahtera diluncurkan, sebagian masyarakat beralih menjadi pemandu wisata yang tersertifikasi. Ritno menyebutkan bahwa sekarang mereka dapat menghasilkan rata-rata Rp400.000 hingga Rp500.000 per minggu.
Saat ini, terdapat 45 pemandu arung jeram dan lebih dari 100 warga yang terlibat dalam pengelolaan destinasi wisata, dengan 25 orang di antaranya menjadi pengurus inti. Dengan pendampingan berkelanjutan, masyarakat desa semakin percaya diri untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pariwisata berbasis alam. Inisiatif ini diharapkan tidak hanya meningkatkan ekonomi, tetapi juga melestarikan keindahan alam di daerah tersebut.