thaiofwedgwood.com – Kehadiran mobil listrik Denza D9 di pasar otomotif Indonesia diperkirakan akan memperluas pilihan bagi konsumen, terutama di segmen kendaraan keluarga premium dengan pintu geser. Denza D9 dihadirkan sebagai alternatif bagi model-model mewah yang saat ini mendominasi pasar, seperti Toyota Alphard dan Lexus LM350, yang lebih mengandalkan mesin berbahan bakar bensin.
Denza merupakan merek asal Tiongkok yang berada di bawah BYD dan dibentuk melalui kerja sama dengan Mercedes-Benz pada 2010. Perjalanan bisnis Denza dimulai pada 2014 dengan peluncuran Denza EV, meski demikian, Mercedes-Benz mengurangi kepemilikannya pada akhir 2021. Kini, Denza sepenuhnya dimiliki oleh BYD dan aktif meluncurkan model baru, termasuk D9.
Dengan dimensi panjang 5.250 mm, lebar 1.960 mm, dan tinggi 1.920 mm, Denza D9 menawarkan ruang kabin yang lapang. Desain eksteriornya modern dilengkapi lampu LED, panoramic sunroof, dan pintu geser elektrik, sedangkan interiornya menyuguhkan kursi kulit mewah dan berbagai fitur kenyamanan.
Denza D9 ditenagai oleh baterai berkapasitas 103,3 kWh yang menghadirkan jarak tempuh hingga 600 kilometer dalam sekali pengisian daya. Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga sembilan 368 hp dan akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 9,5 detik. Mobil ini juga dilengkapi sistem suspensi canggih yang mendukung kenyamanan dalam berkendara.
Mengusung berbagai fitur hiburan dan keselamatan, Denza D9 dirancang untuk memenuhi kebutuhan keluarga modern. Dengan harga Rp950 juta OTR Jakarta, kehadirannya diharapkan dapat menjadi rival yang kuat di segmen mobil listrik premium, meski konsumen masih mempertimbangkan aspek durabilitas dan keandalan sebelum mengambil keputusan pembelian.