thaiofwedgwood.com – Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan memperkenalkan potensi wisata Geopark Meratus yang diakui UNESCO sebagai Global Geopark. Hal ini bertujuan untuk menarik perhatian 12 negara dalam upaya mempromosikan berbagai destinasi pariwisata di 54 situs yang ada. Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalsel, Fadjar Majardi, mengungkapkan hal ini di Banjarmasin pada Selasa malam, menjelang acara Pamor Borneo 2025 yang akan berlangsung dari 21 hingga 24 Agustus 2025.
Fadjar menjelaskan bahwa Pamor Borneo merupakan kegiatan tahunan yang berfokus pada tiga misi besar: perdagangan, investasi, dan pariwisata. Acara ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi nasional dan mengedukasi dunia tentang Geopark Meratus sebagai objek wisata yang menarik.
Dalam pelaksanaan Pamor Borneo, kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah, di mana penekanan juga akan diberikan pada potensi pariwisata dari empat provinsi lain di Kalimantan, yaitu Kalimantan Tengah, Barat, Timur, dan Utara. Fadjar menyoroti pentingnya sektor pariwisata dan investasi yang saling berhubungan, di mana kehadiran investor berpotensi mendatangkan lebih banyak wisatawan.
Selama acara berlangsung, akan disediakan booth informasi untuk mempromosikan risiko wisata Kalsel dan provinsi lain. Fadjar juga menyatakan niatnya untuk mengajak investor mengunjungi Geopark Meratus dan lokasi lainnya, seperti Kalsel Park Tahura Sultan Adam. Diharapkan, langkah ini dapat meningkatkan minat wisatawan, baik domestik maupun asing, serta memperluas peluang investasi di wilayah tersebut.