thaiofwedgwood.com – Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa konflik yang terjadi di Ukraina berpotensi berkembang menjadi Perang Dunia III jika dibiarkan terus berlanjut di bawah pemerintahan sebelumnya. Dalam pernyataannya, Trump mengungkapkan bahwa ketegangan antara Rusia dan AS mencapai puncak di masa kepemimpinan Joe Biden.
Sejak kembali menjabat pada Januari 2025, Trump berusaha memperbaiki hubungan diplomatik dengan Rusia yang sempat memburuk setelah eskalasi konflik pada tahun 2022. Dalam konferensi pers di Gedung Putih pada 8 Agustus 2025, Trump menegaskan bahwa jika bukan karena kebijakan pemerintahannya, situasi di Ukraina mungkin sudah berujung pada perang skala besar.
Ia mengatakan, “Kita telah menurunkannya jauh, tetapi ketika saya pertama kali menjabat, saya berpikir, ‘Wah, masalah ini benar-benar buruk.'” Pernyataan ini mencerminkan pandangan Trump tentang pentingnya pendekatan yang lebih dialogis dalam mengatasi isu-isu global. Ia juga mengungkapkan keyakinan bahwa penyelesaian konflik tersebut mungkin akan terjadi dalam waktu dekat.
Pernyataan Trump mengenai situasi di Ukraina menunjukkan komitmennya untuk memperbaiki hubungan internasional dan menangani tantangan global yang kompleks. Hal ini menjadi penting mengingat posisi AS sebagai salah satu negara adikuasa yang memengaruhi stabilitas dunia. Masyarakat internasional kini tengah memperhatikan langkah-langkah yang diambil dalam meredakan ketegangan dan mencari jalan keluar dari konflik yang berkepanjangan ini.