Site icon thaiofwedgwood.com

Trump Berencana Buka Selat Hormuz Untuk Kepentingan China

[original_title]

thaiofwedgwood.com – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim bahwa ia telah membuka Selat Hormuz secara permanen untuk Tiongkok dan dunia, langkah yang dianggapnya bersejarah. Dalam pernyataan di platform Truth Social, Trump menyatakan, “China sangat senang karena saya membuka Selat Hormuz secara permanen. Saya melakukannya untuk mereka juga—dan untuk dunia. Situasi ini tidak akan pernah terjadi lagi.”

Pernyataan ini muncul setelah perundingan yang dimediasi oleh Pakistan gagal mencapai kesepakatan damai dengan Iran, yang mengarah pada keputusan Trump untuk memblokade jalur perairan strategis tersebut. Laporan dari Komando Pusat AS menyebutkan bahwa kapal perang AS telah berhasil memblokade semua kapal perdagangan Iran di Selat Hormuz.

Trump menambahkan, Presiden Tiongkok, Xi Jinping, diharapkan akan menyambutnya dengan hangat dalam kunjungan kenegaraan yang dijadwalkan pada 14 Mei. Ia juga mengungkapkan keyakinan bahwa kedua negara dapat bekerja sama dengan lebih baik daripada terlibat dalam konflik militer, meskipun ia mengingatkan bahwa mereka tetap siap menghadapi perang jika diperlukan.

Pernyataan tentang pembukaan Selat Hormuz belum mendapatkan tanggapan resmi dari pemerintah Tiongkok, yang sebelumnya menolak laporan mengenai dukungan militer kepada Iran. Selain itu, Beijing mengecam tindakan Washington yang dianggapnya berbahaya dan tidak bertanggung jawab terkait blokade terhadap kapal-kapal Iran.

Dalam konteks geopolitik yang semakin rumit ini, langkah Trump berpotensi mempengaruhi hubungan internasional di kawasan Timur Tengah, terutama antara AS, Tiongkok, dan Iran.

Exit mobile version