thaiofwedgwood.com – Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) di Purwokerto, Jawa Tengah, terus memperkuat ekosistem halal di Indonesia lewat inovasi dan program pelatihan yang berkelanjutan. Hal ini disampaikan oleh Ketua Halal Center Unsoed, Prof. Poppy Arsil, setelah penutupan Semarak Festival Ekonomi Syariah (Selaras) di Gelanggang Olahraga Satria, Purwokerto, pada Minggu petang.
Unsoed secara rutin menyelenggarakan pelatihan pendamping proses produk halal (P3H) untuk mencetak sumber daya yang kompeten. Prof. Poppy menyatakan bahwa pelatihan ini penting untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pendamping produk halal, sehingga dapat mendorong lebih banyak produk bersertifikat halal.
Hingga saat ini, Halal Center Unsoed telah melatih sekitar 600 P3H yang tersebar di berbagai daerah. Dalam acara Selaras, dua P3H yang dilatih telah berhasil meraih penghargaan, yakni Chatrin Anugrahanti STP sebagai P3H Terbaik dan Surasno sebagai P3H Terinovatif.
Dalam upaya memperluas jangkauan pelatihan, Halal Center juga memiliki Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang terdaftar dan diakui oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), memberikan sertifikasi bagi penyelia, auditor, dan juru sembelih halal. LPK Unsoed juga sedang dalam proses akreditasi sebagai Lembaga Pemeriksa Halal (LPH).
Komitmen Unsoed adalah untuk mendampingi pelaku usaha mikro dan kecil dalam mengembangkan produk halal. Surasno dan Chatrin, yang baru-baru ini meraih penghargaan, telah mendampingi ratusan pelaku usaha agar memenuhi syarat sertifikat halal guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya produk halal di masyarakat.