thaiofwedgwood.com – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk saat ini lebih memprioritaskan pasar penerbangan domestik dibandingkan dengan internasional. Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Niaga Garuda Indonesia, Reza Aulia Hakim, dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI yang berlangsung di Jakarta pada hari Senin.
Reza menambahkan bahwa pasar penerbangan domestik memiliki potensi yang besar, dan Garuda ingin memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan pangsa pasar mereka. Sebagai langkah konkret, Garuda Indonesia akan menambah beberapa rute baru di semester kedua tahun ini, di antaranya rute Jakarta-Samarinda dan Halim-Denpasar.
Maskapai ini juga melakukan kajian mendalam untuk mengevaluasi kembali rute-rute yang pernah dilayani sebelum pandemi COVID-19. Rute yang sebelumnya dianggap menguntungkan dan relevan akan dipertimbangkan untuk diaktifkan kembali atau ditambah frekuensinya.
Salah satu fokus utama Garuda Indonesia adalah mengembangkan penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma. Reza menjelaskan bahwa bandara ini strategis karena kedekatannya dengan pusat kota Jakarta, dan terdapat permintaan tinggi dari masyarakat serta pelaku bisnis untuk penambahan penerbangan di lokasi tersebut.
Sebagai bagian dari rencana strategis jangka lima tahun, Garuda Indonesia merencanakan untuk meningkatkan jaringan penerbangannya dengan target mencapai sekitar 100 rute, termasuk melayani lebih banyak destinasi wisata prioritas di Indonesia. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan frekuensi penerbangan serta penerbangan langsung, demi memenuhi kebutuhan masyarakat.