thaiofwedgwood.com – Kementerian Ekonomi Kreatif meluncurkan program Radio Ekraf 2026 di Kota Bandung, yang bertujuan untuk memperkuat peran radio dalam dunia penyiaran dan mengembangkan talenta lokal. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menekankan bahwa saat ini radio tidak hanya berfungsi sebagai media penyiaran, tetapi juga sebagai fondasi untuk mendorong kreativitas dan memperkuat jejaring industri kreatif.
Menurut Irene, melalui pendekatan kolaboratif dan konvergensi dengan platform digital, radio dapat berkontribusi sebagai pengarah bagi insan kreatif serta membuka peluang bagi model bisnis yang berkelanjutan. Dalam konteks ini, radio dipandang memiliki potensi besar untuk menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi kreatif, terutama di daerah.
Program Radio Ekraf diharapkan dapat menjadikan radio sebagai simpul strategis dalam ekosistem ekonomi kreatif. Bukan hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai etalase karya, ruang berbagi pengetahuan, serta media promosi bagi pelaku UMKM dan komunitas lokal. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, turut mengungkapkan bahwa pelaksanaan program ini sejalan dengan karakter Bandung sebagai kota kreatif dengan ekosistem radio yang kuat.
Farhan menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia, kepatuhan terhadap regulasi, dan kepekaan terhadap isu sosial dalam memperkuat ekosistem penyiaran. Ia mengharapkan Radio Ekraf dapat beradaptasi dengan perubahan dan berkontribusi terhadap keberlanjutan industri kreatif di daerah. Menurutnya, transformasi radio tetap penting, terutama dalam situasi krisis di mana radio dapat menenangkan masyarakat dan melawan disinformasi.