thaiofwedgwood.com – Puluhan taruna Politeknik Ahli Usaha Perikanan Jakarta melakukan penanaman bibit alpukat dan durian di Nagari Sungai Batang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Senin (16/2). Kegiatan ini merupakan inisiatif Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memulihkan area yang terdampak bencana banjir bandang serta memberikan harapan baru bagi perekonomian masyarakat setempat.
Penanaman bibit tersebut melibatkan para taruna yang berkomitmen untuk berkontribusi dalam rehabilitasi lingkungan setelah bencana. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan sumber pendapatan baru bagi warga yang kehilangan mata pencaharian akibat bencana tersebut. Dengan menanam bibit buah, diharapkan keberlangsungan ekonomi masyarakat dapat terjaga sekaligus memperbaiki kondisi lingkungan.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, yang memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut. Dalam wawancara, salah satu taruna menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial mereka untuk membantu masyarakat yang terkena dampak bencana. Selain memberikan bibit, para taruna juga akan melakukan pendampingan dalam proses perawatan tanaman hingga bisa berproduksi.
Pemerintah melalui KKP terus berupaya memberikan bantuan dan mendukung pemulihan di daerah-daerah yang mengalami bencana. Dengan langkah-langkah tanggap bencana seperti ini, diharapkan masyarakat di Kabupaten Agam dapat kembali bangkit dan mengembangkan potensi pertanian mereka.
Melalui program ini, KKP tidak hanya berfokus pada rehabilitasi lingkungan, tetapi juga mendorong kebangkitan ekonomi di daerah yang terdampak, menjadikan pertanian sebagai salah satu solusi untuk pemulihan jangka panjang.