thaiofwedgwood.com – Apple menggugat mantan insinyur Chen Shi karena dugaan pencurian 63 dokumen rahasia terkait teknologi Apple Watch. Kasus ini muncul setelah Shi berpindah kerja ke Oppo. Berdasarkan keterangan dari Apple, ia diduga mengunduh berkas-berkas tersebut ke sebuah drive USB sebelum beralih pekerjaan.
Dalam proses migrasi ke Oppo, Shi diklaim telah mengirimkan pesan singkat kepada perusahaan tersebut, menyatakan niatnya untuk mengumpulkan informasi sebanyak mungkin dari Apple. Tindakan ini dianggap sebagai praktik spionase industri yang merugikan, dan Apple menuduh Oppo turut terlibat dalam kegiatan tersebut.
Kasus gugatan ini menjadi bagian dari rangkaian tindakan hukum yang diambil Apple atas kebocoran data. Sebelumnya, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat ini juga terlibat dalam gugatan lain, termasuk yang melibatkan perangkat Vision Pro dan individu bernama Jon Prosser. Apple menunjukkan ketidakpuasan terhadap tindakan mantan karyawan yang dianggap merugikan perusahaan, dan berusaha mempertahankan kerahasiaan inovasi teknologinya.
Dengan menggugat Shi, Apple berharap untuk menegakkan prinsip perlindungan informasi rahasia yang menjadi kunci keberhasilan produk-produk teknologinya. Selain itu, tindakan ini juga sebagai sinyal bagi karyawan lainnya mengenai pentingnya menjaga kerahasiaan data perusahaan, terutama dalam industri yang sangat kompetitif dan inovatif. Keputusan pengadilan dalam kasus ini diharapkan dapat memberikan preseden penting terkait pelanggaran privasi data dan tindakan hukum yang dapat diambil oleh perusahaan-perusahaan teknologi di masa depan.