thaiofwedgwood.com – Amerika Serikat (AS) telah meluncurkan rudal pencegat Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) senilai lebih dari USD 498 juta (setara Rp 8,2 triliun) untuk membantu Israel menghadapi serangan rudal dari Iran pada bulan Juni lalu. Informasi tersebut terungkap dari dokumen anggaran yang dirilis oleh Pentagon, saat mereka mencari dana baru yang mendesak untuk keperluan pertahanan.
Peluncuran rudal THAAD berlangsung dalam konteks meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran, di mana selama periode konflik 12 hari, AS diketahui telah menembakkan lebih dari 150 rudal THAAD. Dokumen anggaran tertanggal 1 Agustus yang berjudul “Israel Security Replacement Transfer Fund Tranche 9” menjelaskan bahwa dana tersebut dibutuhkan untuk membeli interseptor THAAD pengganti yang telah digunakan dalam mendukung Israel.
Pernyataan dalam dokumen tersebut menegaskan bahwa tindakan ini adalah bagian dari program yang dirancang untuk mengisi kembali stok Departemen Pertahanan AS yang dikeluarkan untuk mendukung Israel. Program ini mencakup alokasi dana yang telah disetujui dan diperuntukkan untuk keperluan darurat, yang merupakan kepentingan khusus Kongres. Dengan begitu, langkah ini menunjukkan komitmen AS dalam mendukung keamanan Israel di tengah ancaman yang terus meningkat.
Dukungan AS terlihat jelas dalam dinamika situasi regional, yang mana ketegangan antara Israel dan Iran semakin meningkat. Situasi ini pun mendorong kedua belah pihak untuk meningkatkan kesiapan dan sistem pertahanan mereka dalam mendeteksi dan menangkal berbagai ancaman yang ada.